Apakah Baik Tidur 1 hingga 2 Jam?

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), orang dewasa membutuhkan lebih dari 7 jam Sumber daya yang dapat diandalkan setiap hari untuk tidur setiap malam, dan anak-anak berusia 6 hingga 12 tahun membutuhkan Sumber Daya yang dapat diandalkan 9 hingga 12 jam untuk kesehatan yang optimal.

Tetapi hidup ini sibuk, dan tidur saja tidak cukup, apalagi saat Anda bepergian, menguji, atau merawat anak. Sebuah survei nasional pada tahun 2014 menemukan sekitar 35 persen orang Amerika diyakini tidak disarankan untuk 7 jam.

Jika Anda merasa di pagi hari memutuskan untuk pergi tidur selama beberapa jam atau hanya tidur kemudian, maka sebaiknya Anda memilih tidur. Ini sebabnya.

Apakah saya harus tidur selama 2 jam atau tetap terjaga?

Jika Anda berada dalam situasi di mana Anda mencoba untuk memutuskan apakah Anda harus tidur selama beberapa jam, kedua pilihan ini mungkin tidak ideal. Namun, tidur lebih baik daripada tidak tidur sama sekali.

Tidur adalah periode di mana tubuh memperbaiki jaringan, meningkatkan hormon, dan mentransfer memori jangka pendek ke memori jangka panjang. Jika Anda tidur sepanjang malam, fungsi mental dan mood Anda akan turun drastis keesokan harinya.

Menurut CDC, siaga 18 jam merupakan sumber gangguan jiwa yang dapat diandalkan sebesar 0,05 persen kandungan alkohol dalam darah, dan puasa 24 jam sama dengan 0,10 persen. Saya tertidur seperti orang mabuk.

Selama tidur, tubuh Anda memutar empat tahap tidur selama sekitar 90 menit, dan pada malam normal, Anda mendapatkan 4 hingga 6 siklus. Tidur selama beberapa jam atau kurang memang tidak tepat, namun tetap dapat memberikan siklus tidur pada tubuh.

Idealnya, Anda harus tidur setidaknya selama 90 menit agar tubuh Anda punya waktu untuk menyelesaikan siklusnya. Penelitian telah menunjukkan bahwa tidur 90 hingga 110 menit dapat mengurangi pusing selama jam bangun daripada sesi tidur pendek 60 menit.

Bagaimana siklus tidur bekerja

Empat tingkat tidur dapat dibagi menjadi dua kategori: gerakan mata cepat (REM) dan gerakan mata non-cepat (NREM). NREM mencakup sekitar 75 hingga 80 persen sumber terpercaya untuk tidur.

Level 1 (NREM). Level 1, disebut N1, adalah tidur paling ringan dan berlangsung sekitar 1 hingga 5 menit. Gelombang otak, pernapasan, dan detak jantung Anda mulai melambat, dan otot-otot Anda rileks.
Level 2 (NREM). Pada tahap 2, yang disebut N2, suhu tubuh turun saat detak jantung dan napas terus menurun. Tahap 2 berlangsung sekitar 25 menit dalam siklus tidur pertama dan lebih lama selama setiap siklus tambahan.
Level 3 (NREM). Tahap 3, juga disebut N3 atau kurang tidur, adalah saat tubuh memperbaiki dirinya sendiri dan memperkuat sistem kekebalan. Bahkan suara keras mungkin tidak membangunkan Anda.
Level 4 (REM). Tidur REM merupakan siklus yang bisa diimpikan dan bisa dilakukan dengan otot yang lumpuh dan mata yang bergerak cepat. Biasanya dimulai sekitar 90 menit setelah tidur, dan selama setiap siklus di malam hari, siklus saya berlangsung lebih lama.

Kerugiannya tidak tidur sama sekali

Tidur diatur oleh dua proses: ritme sirkadian dan stres tidur Anda.

Ritme sirkadian Anda adalah jam utama tubuh Anda yang membuat Anda merasa bosan di malam hari dan terjaga di siang hari. Stres tidur adalah perasaan kelelahan yang akan membuat Anda tetap terjaga selama Anda terjaga. Jika Anda tidak tidur, rasa kantuk Anda akan bertambah parah hingga Anda akhirnya bisa istirahat.

Tidur selama 1 hingga 2 jam dapat mengurangi stres tidur dan mengurangi rasa lelah di pagi hari dibandingkan tidur semalaman.

Baca juga: