Kegiatan Apresiasi Sastra

Kegiatan Apresiasi Sastra

Dalam melaksanakan apresiasi sastra anak dapat melakukan beberapa kegiatan, antara lain kegiatan apresiasi langsung, kegiatan apresiasi tidak langsung, pendokumentasian, dan kegiatan kreatif.

Kegiatan Apresiasi Langsung

Kegiatan apresiasi langsung adalah kegiatan yang dilakukan secara sadar untuk memperoleh nilai kenikmatan dan kekhidmatan dari karya sastra anak yang diapresiasikan

Kegiatan apresiasi langsung meliputi kegiatan sebagai berikut:

  • Membaca sastra anak.
  • Mendengar sastra anak ketika dibacakan atau dideklamasikan.
  • Menonton pertunjukan sastra anak dipentaskan
  1. Kegiatan Apresiasi Tak Langsung

Kegiatan apresiasi tak langsung adalah suatu kegiatan apresiasi yang menunjang pemahaman terhadap karya sastra anak. Cara tidak langsung ini meliputi tiga pokok, yaitu:

  • Mempelajari teori sastra
  • Mempelajari kritik dan esai sastra
  • Mempelajari sejarah sastra
  1. Pendokumentasian Karya Sastra

Usaha pendokumentaasian karya sastra juga termasuk bentuk apresiasi sastra yang secara nyata ikut melestarikan keberdayaan karya sastra. Bentuk apresiasi atau penghargaan terhadap karya sastra dengan cara mendokumentasikan karya sastra dari kepunahan. kegiatan dokumentasi dapat meliputi pengumpulan dan penyusunan semua data karya sastra, baik yang berupa artikel-artikel atau karangan dalam surat kabar, majalah makalah-makalah, skripsi, tesis, disertasi, maupun buku-buku sastra.

Untuk latihan dokumentasi bagi siswa-siswa dapat diminta membuat klipig, berupa guntingan-guntingan dari Koran atau majalah, dngan topik tertentu.

  1. Kegiatan Kreatif

Kegiatan kreatif juga termasuk salah satu kegiatan apresiasi sastra. Dalam kegiatan ini dapat dilakukan adalah belajar menciptakan karya sastra, misalnya menulis puisi atau membuat cerita pendek. Hasil ciipta siswa dapat dikirimkan dan dimuat dalam majalah dinding, majalah sekolah, surat kabar, ataupun majalah sastra. Selain itu, juga dapat dilakukan kegiatan rekreatif, yaitu menceritakan kembali karya sastra yang dibaca, yang didengar atau yang ditontonnya. Kegiatan kreatif dan rekreatif jelas menunjang pemahaman dan penghargaan terhadap karya sastra, yaitu mengajak mereka berminat untuk bergaul dan mencintai karya sastra.

Baca juga: