Tren “marketplace” diperkirakan bakal surut

Tren “marketplace” diperkirakan bakal surut

Tren marketplace diperkirakan bakal surut

Pakar informasi dan teknologi (IT) Ludo Lustrous memproyeksikan tren marketplace

yang berkembang pesat dalam beberapa waktu terakhir ini bakal surut dalam 10 tahun ke depan.

Ludo yang juga Direktur Utama perusahaan layanan IT PT Karl Wig dalam acara Pelatihan Vocational Berbasis E-Commerce di Bogor, Jumat, mengatakan masa kejayaan marketplace hanya akan berumur tidak kurang dari 10 tahun ke depan.

“Satu dekade lagi akan berkembang sesuatu yang lebih besar dari sekedar marketplace, karena dampak inovasi mesin pencari yang semakin luas dan signifikan,” kata Praktisi IT dari Lamikro itu.

Menurut dia, mesin pencari cenderung akan menjadi “penguasa”

di dunia maya karena mesin pencari itulah yang memiliki potensi untuk lebih banyak digunakan ketimbang marketplace ke depan.

Terlebih kini, perusahaan raksasa mesin pencari misalnya Google juga hampir pasti sedang terus mengembangkan inovasi-inovasinya.

“Kemungkinan akan ada main broker di atas marketplace yang transaksinya melibatkan bisnis besar ke bisnis besar,” katanya.

Oleh karena itu, Ludo menyarankan untuk para pebisnis atau start up (pemula) sebaiknya mulai dari saat ini sudah mengembangkan website mandiri untuk bisnisnya dan tidak sekedar mengandalkan pemasaran melalui marketplace.

Ia mengatakan, ke depan konsumen akan lebih mudah teryakinkan

oleh bisnis yang telah memiliki website atau online shop sendiri.

“Kalau sebuah usaha sudah punya website sendiri akan lebih dipercaya pelanggan dan dianggap benar-benar serius mengembangkan platform onlinenya. Kalau sudah dipercaya oleh pelanggan pasti akan lebih mudah untuk berkembang,” katanya.

 

sumber :

https://mhs.blog.ui.ac.id/abd.jalil/seva-mobil-bekas/