Pengertian Kebijakan Fiskal

Pengertian Kebijakan Fiskal

Pengertian Kebijakan Fiskal

Pengertian Kebijakan Fiskal

Kebijakan fiskal merupakan

kebijakan yang digunakan pemerintah untuk mengelola perekonomian ke kondisi yang kebih baik dengan cara mengubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Kebijakan fiscal dapat juga diartikan sebagai tindakan yang diambil oleh perintah dalam bidang anggaran belanja Negara dengan maksud untuk memengaruhi jalannya perekonomian.

Menurut Islam, Ekonomi Islam pada dasarnya di bagi ke dalam tiga sektor yang utama, yaitu sektor publik, sektor swasta, dan juga sektor keadilan sosial. Sektor publik merupakan sektor perekonomian yang melibatkan peran negara dan yang dimaksud dengan sektor publikini juga dapat dianggap sebagi sektor fiskal. Fungsi daripada sektor kebijakan fiskal menurut Islam adalah :

  1. Pemeliharaan terhadap hukum, keadilan, dan juga pertahanan.
  2. Perumusan dan pelaksanaan terhadap kebijakan ekonomi.
  3. Manajemen kekayaan pemerintah yang ada di dalam BUMN.
  4. Intervensi ekonomi oleh pemerintah jika diperlukan.

Fungsi ini pada dasarnya berlaku sama di dunia ini, meskipun dalam berbagai praktik dan implementasinya seringkali berbeda dan disesuaikan dengan kebijakan yang berlaku di dalam sebuah pemerintahan yang ada di dalam negara tersebut. Karena Islam merupakan agama Rahmatallil ‘alamiin, maka fungsi ini tidak hanya berlaku negara Islam saja, akan tetapi juga berlaku bagi negara-negara yang bukan negara Islam atau negara yang penduduknya mayoritas Islam, tetapi bukan berbentuk sebagai negara Islam.

Menurut ekonomi konvensional, fungsi fiskal adalah fungsi dalam tatanan perekonomian yang sangat identik dengan kemampuan yang ada pada pemerintah dalam menghasilkan pendapatan untuk menutupi kebutuhannya yang kemudian mengalokasikan anggarannya yang ada, hal ini disebut dengan anggaran belanja Negara. Dalam ekonomi Islam pendapatan dan anggaran merupakan alat yang efektif dalam rangka untuk mencapai tujuan ekonomi.


Baca Juga :