Penanggulangan Narkoba Makin Besar Kendala

Penanggulangan Narkoba Makin Besar Kendala

Penanggulangan Narkoba Makin Besar Kendala

Penanggulangan Narkoba Makin Besar Kendala
Penanggulangan Narkoba Makin Besar Kendala

Kendala penanggulangan dan pemberantasan bahaya narkoba di Jabar semakin besar, mengingat selain minimnya anggaran kinerja Badan Narkotika Provinsi (BNP) dan Kota/Kabupaten (BNK) pun dipandang belum optimal. Mereka dinilai masih berkutat pada kegiatan seremonial, belum memunculkan rencana strategis (strategic plan) yang berkesinambungan dan menyelesaikan akar persoalan.

Demikian disampaikan Koordinator salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak dalam penanggulangan narkoba 25 Messengers, Dedi Kurniawan, saat beraudiensi dengan Komisi C DPRD Jabar, di Gedung DPRD Jabar, Rabu (12/1). “Terus terang, selama ini banyak LSM yang bergerak dalam upaya penanggulangan bahaya narkoba, merasa belum secara optimal mendapat dukungan dari birokrasi. BNP dan BNK di kota/kabupaten di Jabar tampaknya belum melakukan upaya yang sistematis, yang kecenderungannya hanya berkutat pada program seremonial belaka,” ungkap Dedi.

LSM yang dikoordinatorinya misalnya, malah lebih banyak mendapat dukungan finansial dan pelatihan program dari lembaga luar negeri, seperti UNICEF (organ PBB untuk bantuan pendidikan dan anak-anak-red.) dan lainnya. “Di antara BNP atau BNK pun tampak belum terjalin kerja sama yang lebih strategis dan berkesinambungan,” tegasnya.

Ia mengatakan, kendala yang muncul mengenai penanggulangan narkoba selama ini, masih berkutat pada aspek seremonial. “Berbagai lembaga yang berbasis pemerintah malah lebih banyak memunculkan spanduk berisi jargon-jargon antinarkoba. Namun, belum muncul program strategis dan koordinatif, untuk mencari solusi akar persoalan,” urai Dedi.

Setiap program penanggulangan narkoba, katanya, tidak bisa dilakukan secara parsial dan melihat dari satu aspek. “Setidaknya ada empat aspek yang harus terpenuhi, ketika kita melakukan upaya preventif, rehabilitatif, dan represif terhadap ancaman bahaya narkoba. Keempatnya adalah aspek fisik, mental, emosional, dan spiritual,” tuturnya

“Pilot project”

Sementara itu, Kepala Biro Pengembangan Sosial Pemprov Jabar yang juga Sekretaris BNP Jabar, Dadang Hermawan menepis persepsi bahwa kinerja BNP Jabar belum optimal. “Kalau dibilang belum optimal, saya kira tidak karena keberadaan BNP sendiri baru genap satu tahun sejak pen-diriannya,” tegasnya.

Ia juga menolak, BNP Jabar belum memiliki rencana strategis penanggulangan ancaman narkoba di provinsi ini. “Kalau kami tidak mempunyai strategi program ke depan, tidak mungkin Jabar dijadikan sebagai pilot project (projek percontohan-red.) oleh Badan Narkotika Nasional yang dipimpin Irjen (Pol.) Makbul Padmanegara pada 2005 ini,” tegas Dadang Hermawan.

Saat ini, menurut Bambang, BNP Jabar sudah memiliki gedung sekretariat yang berlokasi di Jalan Diponegoro 20 Bandung. “Namun, untuk sementara digunakan untuk Posko Kemanusiaan Jabar untuk bencana Aceh. Selama tahun 2004 ini kami lebih banyak melakukan pembenahan internal keorganisasian. Kini, di 25 kota dan kabupaten di Jabar sudah berdiri BNK,” paparnya.

Bambang menegaskan, salah satu hal penting yang menjadi pemikiran di tubuh BNP saat ini yakni memenuhi amanat Ketua BNN, bahwa kepala harian BNP seharusnya diisi oleh unsur masyarakat. Dengan begitu, ia tidak terikat pada tugas dan fungsi lembaga asalnya.

Namun, bisa saja Kepala BNP tetap dari unsur birokrat, tapi tugas sehari-harinya diberikan kepada unsur masyarakat yang dianggap mampu memainkan peran yang lebih maksimal. “Unsur birokrat yang berposisi ex-officio lebih merupakan fasilitator dan administrator,” tambah Dadang Hermawan. (A-64)

Dengan memeberikan sanksi tegas dan penyuluhan yang intensif para pelajar diharapkan dapat mengerti tentang bahaya narkoba dan dapat menjauhinya dari kehidupan.Lebih dari itu apabila ada pemakai atau pengedar dilingkungansekitar pelajar itu sendiri,pelajar diharapkan dapat menasihati atau melaporkan ke pihak berwajib yang ada dilingkungan sekitar.

Sumber : https://galleta.co.id/