Inilah Manfaat Makan Bersama Keluarga

Inilah Manfaat Makan Bersama Keluarga

Lalu lintas yang semakin macet, kegiatan yang menumpuk, padatnya jadwal sekolah dan berbagai kegiatan sosial yang “mengantre” guna dijalani masing-masing hari, menciptakan momen makan bareng keluarga menjadi tidak jarang terlewat. Padahal, tahukah Ibu, kelaziman makan bareng bukanlah melulu sebuah pekerjaan untuk memenuhi perut semata, lho. Tanpa disadari, terdapat begitu tidak sedikit manfaat yang dapat dipungut dari rutinitas makan bareng keluarga, baik guna orang tua maupun si Kecil. Berikut sejumlah manfaat pekerjaan tersebut:

Meningkatkan komunikasi
Padatnya jadwal pekerjaan sehari-hari tentu dapat berpotensi guna mengikis kuantitas waktu bersenda gurau antar keluarga. Makan bareng keluarga menyerahkan kesempatan untuk anggota keluarga guna saling berinteraksi dan berkomunikasi, yang tentunya bakal memperkuat hubungan baik diantara tiap anggota keluarga. Baik orang tua maupun si Kecil bisa dengan leluasa mengisahkan kegiatannya atau saling berbagi saat menghadapi sebuah masalah.

Mengontrol asupan gizi yang baik
Melalui pekerjaan makan bersama, orang tua dapat memantau asupan gizi yang dikonsumsi si Kecil. Dengan begitu, si Kecil bakal terhindar dari kelaziman mengonsumsi makanan cepat saji dan terbiasa untuk santap makanan sehat dengan kualitas yang lebih baik. Disini pun orang tua dapat menjelaskan jenis-jenis zat gizi dari misal makanan yang dikonsumsi bersama, sehingga menolong si kecil mengenal zat gizi dan manfaatnya untuk tubuh dan pertumbuhan mereka.

Mencegah masalah kesehatan
Makanan sehat dan bergizi tentunya dominan yang baik terhadap kesehatan si Kecil. Riset memperlihatkan bahwa anak yang terbiasa makan bareng keluarga ingin terhindar dari sekian banyak masalah kesehatan, mulai dari penyakit biasa laksana diare, sampai depresi, malnutrisi dan gangguan santap seperti bulimia dan anoreksia.

Meningkatkan nilai dan performa di sekolah
Dengan asupan gizi yang lebih terjamin, kesehatan si Kecil tentu pun menjadi lebih prima, sampai-sampai ia lebih dapat menyerap ilmu serta melakukan kegiatan sekolah lebih maksimal. Kebiasaan makan bareng juga dapat membangunkan sikap yang positif pada si Kecil yang akan berfungsi untuk daya interaksi dan sosialnya di sekolah. Karena saat makan bareng keluarga, si Kecil dapat belajar menjadi pendengar yang baik ketika dan dapat membiasakan diri untuk mengurangi egonya serta tidak melulu konsentrasi pada diri sendiri.

Mengajarkan etika makan
Makan bareng bisa menjadi ketika yang tepat guna orang tua mengajarkan etika di meja makan. Misalnya, teknik menggunakan alat santap yang benar, posisi duduk yang baik atau membudayakan diri guna tidak mengecap dan menerbitkan suara saat mengunyah. Selain tersebut Ibu juga dapat mencontohkan tata krama laksana meminta bantu dengan sopan serta menyampaikan terima kasih dan menyimak doa.

Lebih hemat
Tanpa disadari, kebiasaan jajan di luar sudah menambah ongkos pengeluaran sehari-hari, walaupun barangkali tidak hanya besar dan mahal, namun jika dilaksanakan secara terus-menerus masing-masing hari pasti tanpa terasa bakal semakin membengkak. Makan bareng keluarga di lokasi tinggal secara tidak langsung akan membudayakan Ibu untuk mengerjakan perencanaan dalam melakukan pembelian barang dan menunjukkan Ibu guna lebih arif dan berhemat.

Meningkatkan cita rasa anak
Di samping menjadi lebih hemat, perencanaan yang Ibu kerjakan tentu pun meningkatkan kreativitas dalam merancang menu makanan yang bakal disajikan. Mengenalkan variasi makanan yang pelbagai pada si Kecil bakal membuatnya terbiasa dan berani mencoba sekian banyak jenis makanan yang belum pernah ia coba. Di samping cita rasa si Kecil yang bakal meningkat, ia pun akan lebih tersingkap terhadap makanan yang asing dan baru.

Banyak sekali kan, Bu, guna makan bareng keluarga. Yuk luangkan waktu guna melakukannya. Jika siang hari masing-masing anggota family memiliki kegiatan masing-masing, makan bareng bisa dilaksanakan saat sarapan atau saat santap malam.

Baca Juga :