Aku Hanya Ingin Berhias, Ayah

Aku Hanya Ingin Berhias, Ayah

Idul Adha dapat tiba. Setiap wanita tentu menginginkan berhias untuk menyongsong hari raya tersebut. Termasuk Siti Zainab r.a, putri Ali bin Abi Thalib r.a. Saat itu ayahnya menjabat sebagai Amirul Mukminin. Zainab r.a. pun memberanikan diri untuk meminjam kalung berlian berasal dari Baitul Mal.

Ia mengunjungi Ali bin Abi Rafi’, seorang teman baik Nabi saw yang bertanggung jawab atas Baitul Mal seraya berkata, “Wahai Ibnu Abi Rafi’, pinjamilah saya kalung berlian sehingga saya bisa berhias di Hari Idul Adha dan saya dapat mengembalikannya tiga hari kemudian!”

Mengingat peminjam adalah putri Amirul Mukminin, Abi Rafi’ r.a pun meminjamkannya.

Ketika Ali bin Abi Thalib r.a memahami putrinya Mengenakan kalung berlian, dia pun bertanya, “Dari mana kau dapatkan kalung berlian itu, Zainab?”
Siti Zainab r.a. menjawab, “Aku meminjamnya berasal dari Ibnu Abi Rafi’, Ayah. Aku dapat mengembalikannya tiga hari kemudian.”

Mendengar perihal itu, Amirul Mukminin nampak geram langsung memanggil Ali bin Abi Rafi’ untuk menegur, “Hai Ibnu Abi Rafi’! Apakah kau mau mengkhianati kaum muslimin?”

“Na’udzubillah, ya Amirul Mukminin! Aku cuma meminjamkannya kepada putri Amirul Mukminin untuk berhias di Hari Idul Adha dan dapat dikembalikannya setelah tiga hari!” jawab Ibnu Abi Rafi’.

“Kembalikanlah kalung itu ke Baitul Mal!” perintah Ali, “dan janganlah kau ulangilah ulang perbuatanmu itu! Demi Allah, jika saja ia (Zainab r.a) tidak bisa mempertanggungjawabkan pinjamannya itu, niscaya ia dapat menjadi wanita pertama berasal dari keturunan Bani Hasyim yang dapat saya potong tangannya sebab pencurian!”

Zainab r.a yang mendengar obrolan pada ayahnya dan Ibnu Abi Rafi’ tersentak kaget bersama dengan ancaman tersebut. la pun merajuk kepada sang ayah, “Ayahku, Amirul Mukminin, saya adalah putrimu dan anggota berasal dari dirimu. Siapakah yang lebih berhak Mengenakan kalung itu daripada diriku, seorang putri Amirul Mukminin?”

“Hai cucu Abu Thalib! Janganlah anda berpaling berasal dari kebenaran! Apakah seluruh perempuan istri teman baik Anshar dan Muhajirin berhias di hari raya seperti ini?” jawab Ali r.a tegas.

Baca Juga :