Inovasi Siswa SMK Mampu Entaskan Pengangguran

Inovasi Siswa SMK Mampu Entaskan Pengangguran

Inovasi Siswa SMK Mampu Entaskan Pengangguran

Inovasi Siswa SMK Mampu Entaskan Pengangguran
Inovasi Siswa SMK Mampu Entaskan Pengangguran

Lulusan SMK diharapkan mampu menekan angka kemiskinan dan penggangguran yang ada di Indonesia. Selama ini, lulusan SMK dituding sebagai penyumbang angka pengangguran tertinggi.

Akan tetapi, dengan inovasi-inovasi yang dilahirkan siswa SMK, angka pengangguran dapat dikurangi. Bahkan kemampuan wirausahanya akan menyerap tenaga kerja. Sehingga, lulusan SMK bukan lagi pencari. Merekalah penyedia lapangan kerja.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ahmad Hadadi saat menghadiri acara Pameran Pendidikan Kejuruan EPITECH XII Jawa Barat di Lapangan Kerkof, Kabupaten Garut, Senin, 13 November 2018.

Kegiatan EPITECH XII diresmikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat,

Uu Ruzhanul Ulum. Acara ini berlangsung selama 12-15 November 2018 dengan berbagai agenda kegiatan, yakni pameran inovasi dan penampilan kreasi seni SMK se Jawa Barat, wisata kuliner serta job fair dari industri yang ada di Jawa Barat.

Acara yang diinisiasi oleh Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Dinas Pendidikan Jawa Barat ini adalah program tahunan yang menampilkan kreasi dan inovasi dari seluruh SMK yang ada di Jawa Barat.

“Dengan terselenggaranya EPITECH ini menunjukkan bahwa siswa SMK

mampu menjawab persoalan-persoalan pengangguran dan kemiskinan. Dengan menjadi lulusan yang berdaya saing dan memiliki jiwa kewirausahaan serta berkompetensi dalam penyerapan tenaga kerja di industri,” tutur Hadadi.

Hadadi menegaskan bahwa SMK, baik negeri maupun swasta, harus memiliki unit produksi di sekolah sebagai salah satu cara meningkatkan kualitas lulusan. Hal itu guna menciptakan atmosfer dunia kerja sejak di sekolah.

Menurut Hadadi, program unggulan Dinas Pendidikan bagi sekolah kejuruan

yakni adanya budaya industri di SMK lewat kegiatan teaching factory dan mengharuskan SMK melakukan kerja sama dengan dunia industri.

“Link and match antara SMK dengan dunia industri telah dilaksanakan sesuai dengan amatan Presiden. Itu program unggulan bagi SMK di Jawa Barat,” ucap Hadadi.

Hadadi juga mengungkapkan kegiatan EPITECH ke-12 ini paling meriah dari kegiatan sebelumnya. Hal itu terlihat dari animo siswa dan masyarakat yang datang ke acara. ***

 

Sumber :

https://egriechen.info/sejarah-kerajaan-majapahit/