Pengertian Data dan Konsep Dasar Informasi, Sistem Informasi

Pengertian Data dan Konsep Dasar Informasi

Pengertian Data dan Konsep Dasar Informasi, Sistem Informasi

Pengertian Data dan Konsep Dasar Informasi
Pengertian Data dan Konsep Dasar Informasi

*Pengertian Data

Data merupakan bahan baku dari suatu informasi. Edhy Sutanta (2004: 4) mengemukakan bahwa “Data dapat didefinisikan sebagai bahan keterangan tentang kejadian-kejadian nyata atau fakta-fakta yang dirumuskan dalam kelompok lambang tertentu yang tidak acak yang menunjukan jumlah, tindakan atau hal.”.

Sedangkan Wilkinson (dalam Abdul Kadir, 2009: 3) menyatakan bahwa “Data adalah fakta, angka, bahkan simbol mentah. Secara bersama-sama merupakan masukan bagi suatu sistem informasi.”.

* Konsep Dasar Informasi

“Informasi merupakan hasil pengolahan data sehingga menjadi bentuk yang penting bagi penerimanya dan mempunyai kegunaan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang dapat dirasakan akibatnya secara langsung saat itu juga atau secara tidak langsung pada saat mendatang.”. Edhy Sutanta (2004: 4).

Hoffer, dkk. (dalam Abdul Kadir, 2009: 3) mengemukakan bahwa “Informasi adalah data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang yang menggunakannya.”.

Sedangkan Tata Sutabri (2003: 23) menyebutkan bahwa “Informasi adalah data yang telah diklasifikasi atau diolah atau diinterpretasi untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan.”.

Nilai informasi menurut Tata Sutabri (2003: 31) didasarkan atas sepuluh sifat diantaranya:

1. Mudah diperoleh.Sifat ini menunjukan mudahnya dan cepatnya informasi dapat diperoleh.

2. Luas dan lengkap. Sifat ini menunjukan lengkapnya isi informasi.

3. Ketelitian. Sifat ini berhubungan dengan tingkat kebebasan dari kesalahan keluaran informasi.

4. Kecocokan. Sifat ini menunjukan betapa baik keluaran informasi dalam hubungannya dengan permintaan para pemakai.

5. Ketepatan waktu. Sifat ini berhubungan dengan waktu yang dilalui yang lebih pendek dari siklus untuk mendapatkan informasi.

6. Kejelasan. Sifat ini menunjukan tingkat keluaran informasi yang bebas dari istilah-istilah yang tidak jelas.

7. Keluwesan. Sifat ini berhubungan dengan dapat disesuaikannya keluaran informasi tidak hanya dengan lebih dari satu keputusan, tetapi juga dengan lebih dari seorang pengambil keputusan.

8. Dapat dibuktikan. Sifat ini menunjukan kemampuan beberapa pemakai informasi untuk menguji keluaran informasi dan sampai pada kesimpulan yang sama.

9. Tidak ada prasangka. Sifat ini berhubungan dengan tidak adanya keinginan untuk mengubah informasi guna mendapatkan kesimpulan yang telah dipertimbangkan sebelumnya.

10. Dapat diukur. Sifat ini menunjukan hakekat informasi yang dihasilkan dari sistem informasi formal.

* Konsep Dasar Sistem Informasi

Definisi menurut Azhar Susanto (2004b: 55) dalam bukunya yang berjudul Sistem Informasi Akuntansi Konsep dan Pengembangan Berbasis Komputer menjelaskan bahwa “Sistem Informasi adalah kumpulan dari sub-sub sistem baik pisik maupun non pisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerjasama secara harmonis untuk satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang berarti dan berguna.”.

Baca Juga :