Kenali Gejala Gangguan Fungsi Kelenjar Tiroid

Kenali Gejala Gangguan Fungsi Kelenjar Tiroid

Kenali Gejala Gangguan Fungsi Kelenjar Tiroid

Kenali Gejala Gangguan Fungsi Kelenjar Tiroid
Kenali Gejala Gangguan Fungsi Kelenjar Tiroid

BANDUNG- Hipertiroidisme ( kelebihan hormon tiroid )

mempunyai gejala seperti sesak, jantung berdebar, gejala rambut rontok, mata menonjol, adanya pembesaran kelenjar gondok, berat badan menurun, diare, telapak tangan terasa lembab, gemetar, gelisah, sulit tidur dan mudah merasa gerah.

Salah satu penyakit hipertiroidisme adalah Grave’s Desease yang terjadi akibat penyimpangan daya tahan tubuh. Sistem imun yang ada justru menyerang kelenjar tiroid sehingga terjadilah penyakit ini. Kelainan fungsi tiroid yang kedua yaitu, hypotiroidisme ( kekurangan hormon tiroid ) terjadi apabila T4/fT4 rendah dan TSH tinggi.

Gejala hypotiroidisme diantaranya adalah lemah, mengantuk,lethargy,

hiporefleksia,depresi, gangguan mental, kulit kering, tidak tahan cuaca dingin, suara serak, tidak berkeringat, berat badan naik, berat badan naik, nafsu makan turun, konstipasi, gangguan menstruasi, dan paresthesia.

Pada hypotiroidisme gejala awalnya seringkali tidak khas, tidak spesifik, dan kadang sperti penyakit lain. Macam-macam hypotiroidisme yaitu Tiroiditis Hashimotodan Conginetal Hypothiroidism.

Sejauh ini, gangguan fungsi tiroid didominasi oleh kaum wanita,

secara ilmiah belum diketahui penderita gangguan fungsi tiroid didominasi oleh kaum hawa, meskipun ada beberapa ahli yang berpendapat bahwa penyakit ini terjadi karena kadar hormon estrogen.

Untuk mengenalkan penyakit tersebut kepada masyarakat,  Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) bersama SMF Ilmu Bedah RSHS menyelenggarakan “Seminar Awam Dalam Rangka Peringatan Hari Tiroid Sedunia” bertempat di Ruang Bakordik RSHS.

Hadir sebagai narasumber yaitu  Dr. dr. Dimyati Achmad Sp.B(K), Onk, Prof. DR.dr.Johan S. Masjhur Sp.PD-KEMD,Sp.KN dan dr. Miftah  Sp.PD. M.Kes.

Menurut dr. Dimyati selaku Ketua Pelaksana, seminar yang diadakan kali ini untuk memperingati Hari Tiroid Sedunia yang jatuh setiap tanggal 25 Mei.

“Acara yang kelima kalinya ini merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat tentang penyakit kelainan tiroid,” ucapnya.

Dimyati berharap, kegiatan ini bisa meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gejala pada kelainan kelenjar tiroid.

“Ada tiga cara untuk penanganan penyakit ini yaitu dengan memberikan pengobatan, terapi nuklir dan operasi,” katanya. (

 

Baca Juga :