Macam-Macam Pola Paragraf

Macam-Macam Pola Paragraf

Macam-Macam Pola Paragraf

Macam-Macam Pola Paragraf
Macam-Macam Pola Paragraf

Berdasarkan teknik pengembangannya, dapat dikenal beberapa pola paragraf, yakni paragraf umum-khusus, perbandingan dan pertentangan, analogi, contoh, sebab-akibat, proses, dan klimaks-antiklimaks.

Paragraf umum-khusus

Paragraf umum-khusus adalah paragraf yang dimulai dengan kalimat topik atau gagasan utama kemudian diikuti kalimat-kalimat rincian atau penjelasan.

Dalam pendidikan, agama mempunyai fungsi ganda, yakni fungsi motivasi dan fungsi psikologis. Sebagai motivasi, agama berfungsi untuk menumbuhkan etos yang positif dan etik puritan, sedang dalam fungsi psikologis, agama untuk memberikan ketenteraman tatkala batin seseorang sedang goncang dan tatkala hawa nafsu sedang bergejolak untuk mencari kepuasan melanggar hak-hak kewajiban dirinya. 

Agama, yang terakhir ini berfungsi sebagai hidayah tatkala seseorang begitu saja hendak menyeberang dan sekaligus memberikan pegangan agar seseorang tidak hanyut dalam zaman bendu (edan), yaitu tatkala dunia sudah penuh dengan tingkah laku konformis negatif, yang tidak jelas mana yang salah dan mana yang benar.

Paragraf perbandingan dan pertentangan

Paragraf perbandingan dan pertentangan adalah paragraf yang dikembangkan dengan mengungkapkan persamaan dan perbedaan antara dua hal/benda atau lebih.

Ada dua pendapat yang pro dan kontra mengenai ujian akhir nasional (UAN). Bagi yang pro, UAN diperlukan untuk mengukur kompetensi siswa dalam menempuh pendidikan dan sekaligus untuk melihat kualitas pendidikan secara umum. 

Sementara itu, bagi yang kontra, UAN tidak diperlukan karena hal itu hanya akan memboroskan dana dan kualitas siswa antarsekolah di Indonesia tidak sama karena kondisi dan fasilitasnya bervariasi.

Paragraf analogi

Paragraf analogi adalah paragraf yang dikembangkan dengan membandingkan secara analogis antara sesuatu yang telah dikenal secara umum dengan sesuatu yang belum atau kurang dikenal oleh umum. Hal yang dianalogikan di sini adalah karakteristik atau sifatsifat sesuatu hal/benda.

Filsafat dapat diibaratkan sebagai pasukan militer yang merebut pantai untuk pendaratan pasukan infantri. Adapun pasukan infantri ini diibaratkan sebagai ilmu pengetahuan. 

Filsafatlah yang memenangkan tempat berpijak bagi kegiatan keilmuan, sedangkan ilmu berupaya membelah gunung dan merambah hutan. Filsafat menyerahkan daerah yang sudah dimenangkan ini kepada pengetahuan-pengetahuan lainnya.

Paragraf dengan contoh

Paragraf dengan contoh adalah paragraf yang dikembangkan dengan mengungkapkan contoh-contoh agar paragraf menjadi lebih konkret.

Dalam rangka mengejar ketertinggalan di pedesaan, baik dalam bidang pembangunan maupun pengetahuan, berbagai usaha telah dilakukan oleh pemerintah. Misalnya, dengan menjalankan program ABRI (sekarang TNI) masuk desa yang sering disebut AMD. 

Hasilnya pun lumayan, seperti perbaikan jalan, pembuatan jembatan, dan pemugaran kampung, Contoh lainnya adalah program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan oleh mahasiswa. 

Hasil yang positif telah dinikmati oleh masyarakat desa yang bersangkutan, misalnya peningkatan pengetahuan masyarakat, pemberantasan buta aksara, perbaikan dalam bidang kesehatan dan gizi, dan sebagainya.

Paragraf sebab-akibat

Paragraf sebab-akibat adalah paragraf yang dikembangkan dengan mengungkapkan sebab-sebab dahulu sebagai gagasan utama kemudian akibat sebagai gagasan penjelas, atau sebaliknya.

Hampir setiap pagi dan sore hari, jalan Ir. Juanda di depan Pasar Simpang Bandung tampak semrawut. Lebih dari separuh jalan kendaraan digunakan oleh para pedagang kaki lima untuk menjajakan dagangannya. Untuk mengatasinya, pemerintah melakukan pengaturan dan penertiban para pedagang kaki lima. Hal tersebut terpaksa dilakukan, mengingat pelanggaran para pedagang di tempat itu telah melewati batas sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Paragraf proses

Paragraf proses adalah paragraf yang dikembangkan dengan pengurutan tindakan atau perbuatan untuk menghasilkan sesuatu.

Sebagai contoh, kita lihat pertemuan angka Gemini 7 pada tanggal 15 Desember 1965. Gemini 7 telah berhari-hari berada di dalam peredarannya yang berbentuk lingkaran dengan ketinggian 294 km. Sebetulnya, bidang lintasan Gemini 7 ini telah diperhitungkan agar sama dengan bidang peluncuran Gemini 6. 

Ini bisa terjadi tiap hari karena adanya gerakan rotasi bumi. Jarak antara Gemini 7 dan Gemini 6 hanyalah 25 km. Jarak beberapa km ini diselesaikan pada fase terakhir selama 30 menit. Dengan cara berkali-kali mengadakan pembentukan arah, pengukuran jarak, dan percepatan, akhirnya bertemulah Gemini 6 dan Gemini 7.

Paragraf klimaks

Paragraf klimaks adalah paragraf yang dikembangkan dengan perincian gagasan dari gagasan yang paling rendah, bawah, atau sederhana menuju gagasan yang paling tinggi atau kompleks. Sementara itu, paragraf antiklimaks adalah sebaliknya.

Pada waktu jumlah mahasiswa belum banyak, pembangunan ruang kelas di kampus kami cukup seluas 5 x 6 m. Setelah jumlah mahasiswa yang diterima cukup banyak, yakni per kelasnya mencapai 50 mahasiwa, ruang kelas yang ada sudah tidak representatif. 

Untuk itu, perlu penyediaan ruang kelas yang berkapasitas 50 mahasiswa, bahkan perlu disediakan berbagai ruang yang berkapasitas di atas 50 orang. 

 

Baca Artikel Lainnya: