Pengambilan Keputusan Yang Efektif

Pengambilan Keputusan Yang Efektif

Pengambilan Keputusan Yang Efektif

Pengambilan Keputusan Yang Efektif
Pengambilan Keputusan Yang Efektif

Membuat Keputusan yang Efektif

Tujuan pengambilan keputusan dalam kelompok adalah untuk mengambil suatu keputusan dengan pertimbangan yang matang agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan oleh anggota kelompok. Pengambilan keputusan dalam kelompok menunjukkan bahwa telah adanya kesepakatan antar anggota kelompok mengenai bagaimana cara untuk bisa mencapai tujuan anggota kelompok. Ada 5 syarat keputusan kelompok yang efektif, yaitu:

  1. Sumber daya yang ada harus dimanfaatkan sepenuhnya.(maksudnya: semua anggota kelompok itu harus berusaha mengutarakan pendapatnya, setelah semua pendapat terkumpul kan nantinya akan diseleksi secara bersama2, pendapat mana yang sekiranya terbaik diantara pendapat2 yang ada, nah pendapat2 itulah yang dimaksud sumber daya)
  2. Penggunaan waktu yang efisien. (mksudnya: jd kalo ada suatu permasalah dlm kelompok dan untuk mencari suatu cara pemecahannya itu jangan mengulur2 waktu untuk melakukan diskusinya, trus juga untuk waktu pelaksanaan dr kputusan itu jg harus segera dilaksanakan, jgn d tunda2).
  3. Keputusan yang tepat dan berkualitas.
  4. Keputusan dapat dilaksanakan oleh seluruh anggota kelompok.
  5. Adanya peningkatan, atau paling tidak, tidak ada penurunan kemampuan kelompok dalam hal pemecahan masalah.

Sebuah keputusan dapat dikatakan efektif bila kelima syarat tersebut dapat dipenuhi.

Pengolahan Informasi

Di dalam kelompok, segala informasi yang berkaitan dengan pengambilan keputusan akan diproses lebih teliti sehingga akan menghasilkan suatu keputusan yang efektif. Adapun langkah-langkah dalam pengambilan keputusan dalam kelompok adalah sebagai berikut:

  1. Tahap orientasi, dalam tahap ini kelompok mengidentifikasi masalah yang harus dipecahkan, pilihan yang harus dibuat, atau konflik yang membutuhkan penyelesaian.
  2. Tahap diskusi, dalam tahap ini kelompok mengumpulkan informasi tentang situasi,  dan jika keputusan harus dibuat, maka mereka akan mengidentifikasi dan mempertimbangkan pilihan (jadi, pilihan pemecahan masalahnya itu jg di identifikasi). Berikut ini adalah hal-hal yang dapat mempengaruhi efektifitas kinerja anggota kelompok:

Berbagi Informasi: aktif berbicara

Bersedia untuk membahas, kebebasan berargumen, mengekspresikan ide, pikiran, dan perasaan. (ex: di dlm kelompok tuh sdg membicarakan ttg model potongan rambut yg terbaru, nah kalo kita tau suatu info ttg itu ya kita harus bagiin ke anggota kelompok kita.)

  • Perencanaan: merumuskan tindakan yang akan mengarah pada tujuan tertentu. (ex: kita sama anggota kelompok nih pgn nyontoh model potongan rambut yg terbaru nih, jd kita hrus bikin rencana apa yg bakal kita lakuin biar model potongan rambutnya kita tuh bisa ky model potongan rambut yg skrg lg booming, misalnya dgn lihat2 d majalah fashion, dll.)
  • Evaluasi Kritis: kritis mengevaluasi setiap ide atau karya orang lain. (ex: kita tuh ga setuju kalo kita nyontoh model potongan rambut yg terbaru itu cz menurut kita itu khn idex orang lain modelnya jg ga terlalu bgus, kalo kita nyontoh khn berarti ga kreatif cz bkn ide kita sendiri, nah itu jg harus kita utarakan ke anggota kelompok kita)
  • Komunikasi Positif: memberikan respon yang positif terhadap apa yang ditampilkan oleh anggota atau kinerja kelompok. (ex: kita memuji anggota kelompok kita kalo dy terlihat cantik dgn model potongan rambut barunya).

 

Komitmen ke Grup

Kelekatan pada kelompok, ingin melakukan hal-hal bersama dengan kelompok, dan  cenderung memastikan semua anggota mendapatkan sesuatu hal yang sama. (ex: kelompok kita habis ikut lomba, nah kita tuh menang n dpt sejumlah hadiah berupa uang, nah kita tuh harus mbagi uang hadiah itu dgn jmlah yg sama rata ke smua anggota kelompok kita, jd kita n smua anggota kelompok kita tuh bs menikmati b’sm2 hasil yg kita dpt)

  • Tugas pemantauan: menilai kinerja dan juga sampel datanya bahwa kelompok akan berusaha mencapai tujuannya. (ex: sekelompok peneliti ingin mengetahui ttg apakah usia bisa mempengaruhi kemampuan seseorang dalam mengendalikan emosi, nah mereka mengambil beberapa sampel yg sdh ditentukan, lalu mereka menilai apakah sampel tersebut dpt diandalkan atau tdk dan bgaimana kinerja mereka dlm melakukan penelitian tsb.)
  • Kerjasama: perilaku saling membantu kinerja anggota kelompoknya atau memberikan kontribusi untuk kemudahan anggota kelompoknya mengkoordinasikan upaya mereka. (ex: kalo ada tugas kelompok tuh smua anggota harus bener2 ngerjain, jd jgn malah ga ikutan ngerjain cz berpikir bhwa tugas itu bakal di krjain sm anggota kelompok kita yg lain, jd hrus saling kerjasama gt.)
  1. Tahap pengambilan keputusan, dalam tahap ini kelompok melakukan seleksi terhadap berbagai pilihan alternatif yang ada dan membuat solusi pemecahannya (jadi smua pendapat2 dr anggota itu d seleksi, pendapat mana yg skiranya terbaik untk solusi dr permasalahan yg sdg trjadi, nah untuk menyeleksi pndapat2 itu jg bisa mnggunakan berbagai cara) .Berikut ini adalah beberapa cara dalam pengambilan keputusan:

Sumber : https://dosen.co.id/