Pengertian dan Jenis-jenis Konjungsi Antar kalimat

Pengertian dan Jenis-jenis Konjungsi Antarkalimat

pastinya udah nggak asing dong sama yang namanya konjungsi. Itu lho penghubung. Nah yang bakal kita pelajari didalam artikel ini ialah pengertian dan jenis-jenis konjungsi antarkalimat.

A. Pengertian Konjungsi Antarkalimat

Kamu sanggup berkhayal kalau konjungsi itu layaknya rel yang menghubungkan satu stasiun bersama stasiun lainnya. Bedanya, kalau rel itu dari besi baja kalau konjungsi itu dari kata.

Lalu apa sih pengertian konjungsi antarkalimat?

Konjungsi antarkalimat merupakan konjungsi atau kata sambung yang menghubungkan pada kalimat satu bersama kalimat lain. Oleh sebab itu, konjungsi ini selamanya memulai kalimat baru.

B. Jenis-jenis Konjungsi Antarkalimat

Ada sebagian konjungsi antarkalimat yang bakal kita bahas didalam artikel ini ya Squad.

1. Konjungsi yang menyatakan pertentangan, kebanyakan digunakan untuk mengungkap gagasan dan tanggapan didalam diskusi.

Contoh katanya, meskipun demikian/begitu, samasekali demikian/begitu, meskipun demikian/begitu, dan meskipun demikian/begitu.

Contohnya didalam kalimat “Kami kurang setuju bersama usulan dia. Biarpun begitu kita selamanya menghargainya”.

2. Konjungsi yang menyatakan sambungan dari peristiwa atau keadaan terhadap kalimat sebelumnya.

Contoh katanya seperti, sehabis itu, sehabis itu, dan selanjutnya.

Contohnya didalam kalimat, “Kami bakal memulai perjalanan ini bersama terjadi ini bersama terjadi kaki, sehabis itu, kita bakal beristirahat di tempat tinggal penduduk”.

3. Konjungsi yang menyatakan kebalikan dari yang dinyatakan sebelumnya.

Contoh katanya, sebaliknya.

Contohnya didalam kalimat, “Kita jangan tetap menebang pohon-pohon di hutan ini. Sebaliknya, kita mesti menanam pohon baru”.

4. Konjungsi yang menyatakan keadaan yang sebenarnya.

Contoh katanya : memang dan bahwasannya.

Contohnya didalam kalimat “Kita dilanda banjir besar th. ini. Sesungguhnya, bencana ini udah kita ramalkan th. kemarin”.

5. Konjungsi yang menguatkan keadaan yang dinyatakan sebelumnya.

Contoh katanya, malahan dan bahkan.

Contohnya : “Rumah-rumah di Kalimantan kebanyakan didirikan di pinggir sungai. Bahkan, ada kampung di tengah laut yang dangkal”.

6. Konjungsi yang menyatakan pertentangan bersama keadaan sebelumnya.

Contoh katanya, tapi dan bakal tetapi.

Contoh kalimatnya, “Keadaannya memang udah aman. Akan tetapi, kita selamanya mesti waspada”.

7. Konjungsi yang menyatakan konsekuensi.

Contoh katanya, bersama demikian.

Contoh didalam kalimat “Kamu udah setuju bersama beberapa syarat ini. Dengan demikian, anda pun mesti menjamin seluruh risikonya”.

8. Konjungsi yang menyatakan akibat.

Contoh katanya, oleh sebab itu dan oleh sebab itu.

Contoh didalam kalimat “Kami udah melarang mereka berburu di hutan, tapi mereka selamanya nekat. Oleh sebab itu, biar mereka rasakan sendiri akibatnya”.

9. Konjungsi yang menyatakan perihal yang mendahului hal yang dinyatakan sebelumnya.

Contoh katanya, sebelum akan itu.

Contoh didalam kalimat, “Polisi hutan menangkap dua pemburu liar. Sebelum itu, mereka menangkap lima orang pemburu liar.

Baca Juga :