Metode Problem Solving

Metode Problem Solving

Metode Problem Solving
Metode Problem Solving

Metode problem solving (metode pemecahan masalah) bukan hanya sekedar metode mengajar tetapi juga merupakan suatu metode berpikir, sebab dalam problem solving dapat menggunakan metode-metode lainnya dimulai dengan mencari data sampai kepada menarik kesimpulan.
Langkah-langkah metode problem solving.

  1. Ada masalah yang jelas untuk dipecahkan. Masalah ini harus tumbuh dari siswa sesuai dengan taraf kemampuannya.
  2. Mencari data atau keterangan yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah tersebut. Misalnya, dengan jalan membaca buku-buku, meneliti, bertanya dan lain-lain.
  3. Menetapkan jawaban sementara dari masalah tersebut. Dugaan jawaban ini tentu saja didasarkan kepada data yang telah diperoleh, pada langkah kedua di atas.
  4. Menguji kebenaran jawaban sementara tersebut. Dalam langkah ini siswa harus berusaha memecahkan masalah sehingga betul-betul yakin bahwa jawaban tersebut itu betul-betul cocok. Apakah sesuai dengan jawaban sementara atau sama sekali tidak sesuai. Untuk menguji kebenaran jawaban ini tentu saja diperlukan metode-metode lainnya seperti demonstrasi, tugas, diskusi, dan lain-lain.
  5. Menarik kesimpulan. Artinya siswa harus sampai kepada kesimpulan terakhir tentang jawaban dari masalah tadi.

Tahap Inti

Guru membagi siswa dalam kelompok yang beranggotakan 2-3 siswa, kemudian membagikan lembar kerja siswa yang berisikan masalah kepada siswa yang akan diselesaikan secara berkelompok. Guru memfasilitasi media pembelajaran yang digunakan untuk memecahkan masalah. Guru membantu siswa dalam berbagi tugas untuk menyelesaikan masalah, siswa mendengarkan dan melaksanakan saran guru dan siswa dapat bertanya kepada guru jika ada hal yang belum jelas. Guru meminta siswa untuk menyelesaikan tugas pemecahan masalah, mendorong siswa dalam melakukan penyelidikan masalah, membimbing siswa dengan pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya menggali dan menuntun agar siswa dapat menyelesaikan permasalahan yang ada pada tugas yang diberikan. Siswa diberi waktu 20 menit untuk berdiskusi kelompok menyelesaikan tugas.

Setelah pengerjaan tugas selesai, guru meminta kelompok siswa untuk mempresentasikan hasil kerja mereka. Kelompok yang mendapat giliran sesuai undian, maju untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok mereka. Kelompok lain diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok penyaji, kemudian mengkonstruksi gagasan-gagasan dari siswa yang lainnya untuk mendapatkan gagasan yang disepakati dan benar.

Tahap Penutup

Guru dan siswa bersama-sama menyimpulkan materi yang telah dipelajari. Guru membantu siswa menganalisis dan mengevaluasi proses berfikir mereka sendiri. Guru memberikan tugas individual untuk siswa kerjakan dirumah. Guru menutup pembelajaran dengan berdoa dipimpin ketua kelas.