Perkembangan Fisik Peseta Didik

Perkembangan Fisik Peseta Didik

Perkembangan Fisik Peseta Didik

Perkembangan Fisik Peseta Didik, Kuhlen dan Thompson mengemukakan bahwa pertumbuhan fisik individu meliputi empat aspek, yaitu:

Perkembangan Fisik Peseta Didik

(a) Otot-otot, yang merubah pertumbuhan kekuatan dan kekuatan motorik;

(b) Sistem syaraf yang sangat merubah pertumbuhan kecerdasan dan emosi;

(c) Kelenjar Endokrin, yang membuat munculnya pola-pola tingkah laku baru, layaknya terhadap usia remaja berkembang perasaan puas untuk aktif didalam suatu kegiatan, yang sebagian anggotanya terdiri atas lawan jenis;

(d) Struktur fisik/tubuh, yang meliputi tinggi, berat, dan proporsi.

Perkembangan Fisik Peseta Didik, Seifert dan Hoffnung (1994) berpendapat pertumbuhan fisik meliputi perubahan-perubahan didalam tubuh (seperti : pertumbuhan otak, proses saraf, organ-organ indrawi, bertambahnya tinggi dan berat, hormon, dan lain-lain), dan perubahan-perubahan didalam cara individu didalam gunakan tubuhnya (seperti pertumbuhan keterampilan motorik dan pertumbuhan seksual), dan juga perubahan didalam kekuatan fisik (seperti penurunan manfaat jantung, penglihatan, dan sebagainya).

pengertian pertumbuhan fisik peserta didik

Perkembangan Fisik Peseta Didik, Perkembangan fisik atau pertumbuhan biologis (biological growth) merupakan salah satu aspek perlu berasal dari perkembanagan individu. Menurut Seifert dan Hoffnung (1994), pertumbuhan fisik meliputi perubahan-perubahan didalam tubuh (pertumbuhan otak, system syaraf dan lain-lain), dan perubahan didalam cara-cara individu didalam gunakan tubuhnya (perkembangan keterampilan motorik), dan juga perubahan didalam kekuatan fisik (penurunan manfaat jantung, penglihatan dan sebagainya).

Bagi anank-anak usia sekiolah dan remaja, pertumbuhan dan pertumbuhan fisik yang optimal itu sangat penting, dikarenakan pertumbuhan/perkembangan fisik anak secara langsung dan tidak langsung bakal merubah perilakunya sehari-hari. Secara langsung, pertumbuhan fisik anak bakal pilih keterampilan anak didalam bergerak. Dan secara tidak langsung, pertumbuhan /perkembangan fisik bakal merubah cara anak memandang dirinya sendiri dan orang lain. Yang nampak berasal dari pola penyesuaian diri anak secara umum.

Pertumbuhan dan pertumbuhan fisik peserta didik sanggup dibagi menjadi tiga tahap, yaitu: Tahap setelah lahir hingga usia tiga tahun, Tahap anak-anak hingga masa prapubertas usia 3 hingga 10 tahun, bagian pubertas usia 10 hingga 14 tahun,dan bagian remaja/adolsen usia 12 th. keatas. Berdasarkan tahapan ini , anak usia sekolah (SD-SMP) dimasukkan didalam bagian prapubertas dan pubertas awal, tetapi anak SMP hingga SMA dimasukan didalam bagian remaja.