Tips Atasi Kecemasan Anak Membuat Pekerajaan Rumah

Ada banyak sekali anak-anak bisa selesaikan pekerjaan rumah (PR) mereka dengan tepat waktu dan cepat, akan tetapi yang lainnya malah membutuhkan bantuan yang lebih lanjut lagi untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut. Ada anak-anak yang mungkin saja alami kecemasan pada saat diberikan tugas pekerjaan rumah oleh guru kelas mereka. Mungkin saja mereka takut bahwasannya mereka tak akan mengerti apa yang sudah diajarkan, atau pun mereka akan membutuhkan waktu untuk belajar yang jauh lebih lama lagi untuk dapat menyelesaikan pekerjaan rumahnya tersebut, sehingga mereka mencoba untuk hindari tugas.

Tips Atasi Kecemasan Anak Membuat Pekerajaan Rumah
Tips Atasi Kecemasan Anak Membuat Pekerajaan Rumah

 

Tak perduli kenapa anak Anda merasa sangat cemas, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda ambil untuk atasi rasa cemas anak saat membuat pekerjaan rumah.

Tips atasi kecemasan anak membuat pekerjaan rumah

Bicara dengan anak

Anak-anak tak akan selalu ingin ungkapkan bahwasannya mereka mempunyai masalah. Mereka mungkin saja malu atau pun berpikiran bahwasannya guru atau orangtuanya akan marah dengan mereka. Hal yang demikian ini sebabkan beberapa anak menutup diri dan juga hadapi ketakutan mereka sendiri. Bila Anda berpikiran bahwasannya anak Anda mungkin mempunyai masalah kecemasan saat diberi pekerjaan rumah, coba untuk bicara dengan anak mengenai masalah tersebut. Pastikan bahwasannya mereka tahu semua orang mempunyai masalah dan Anda akan bantu selesaikan masalah mereka.

Buatlah ruangan belajar khusus

Bisa jadi anak Anda merasa kewalahan pada saat mereka mencoba untuk kerjakan pekerjaan rumahya. Hal seperti perlengkapan belajar, tempat duduk, dan juga waktu untuk mulai bisa mempengaruhi waktu belajarnya. Mempunyai ruangan belajar khusus akan membantu anak belajar lebih efisien. Untuk itu pastikan ruang belajarnya nyaman, tenang, dan peralatan belajarnya juga cukup.

Fleksibel

Ingat, bahwasannya pengaturan jadwal pekerjaan rumah adalah salah satu hal yang paling penting, akan tetapi Anda juga harus fleksibel. Terkadang orang perlu santai sebentar setelah stress belajar di sekolah. Salah satu hal yang paling penting sekali untuk kenali dan ketahui kebutuhan mereka. Memaksa anak untuk fokus saat mereka butuh waktu santai adalah kontraproduktif. Down time tak harus jadi strategi penghindaran, akan tetapi anak mempunyai waktu untuk santai dan makan camilannya sebelum memulai pekerjaan rumah. Cobalah gunakan alarm untuk memberikan anak waktu luang, sehingga jelas bahwasannya saat alarm tersebut berbunyi, sekarang saatnya belajar.

Bicara dengan guru

Guru di sekolah bisa jadi sumber daya paling berharga. Mereka mungkin saja mempunyai beberapa wawasan mengenai kenapa anaknya perlu pekerjaan rumah. Mereka bisa bantu Anda temukan cara untuk ajari anak belajar serta menyimpan informasi yang tengah terjadi dalam kelas.

Demikian tips atasi kecemasan anak membuat pekerjaan rumah yang bisa kami informasikan. Semoga bermanfaat. sumber : www.dosenpendidikan.com